![]() |
| Dukun Bejat |
Kata-kata itu terus
terngiang-ngiang di sepanjang perjalanan kami ke Probolinggo.
*
Setelah usai bergulat dengan
kerumitan para MG swasta, saya dan Dukun Bejat memutuskan bertemu dengan Defy
yang kebetulan juga ada di Probolinggo. Kita berjanji bertemu di sebuah warung
bakso pinggir jalan. Singkat kata, saya mendapati Defy bersama I*&^^6$%. Kami
saling bersalam-salaman karena memang masih dalam suasana lebaran.
Waktu itu, ceritanya si Defy
diantar oleh I*&^^6$%, karena kebetulan usai bersilaturahmi dengan keluarga
I*&^^6$%. Usai bicara ngalor-ngidul,
Dukun Bejat mengajakku menemui kawannya di Kemangsan, Probolinggo. Karena
sedang menganggur, jadi saya iyakan saja ajakan Dukun Bejat dan mengajak Defy
turut serta di perjalanan kami.


